Rabu, 27 Mei 2009

18 tahun

yup!
tak terasa aku telah menantang hidup selama 18 tahun!
yeaahhh.. dihari ini aku telah genap berusia delapan belas tahun. tentunya bukan pencapaian hidup yang biasa atau sekedar perlewatan masa demi masa, tapi ini adalah talak ukursekaligus tanda tanya besar tentang apa saja yang akan dan telah terlampaui

18 belas tahun artinya hampir sama dengan di perbolehkannya aku untuk menikmati acara-acara televisi tanpa bimbingan orang tua lagi *tertawa setan*
juga diperbolehkannya untuk berlangganan majalah apa saja tanpa takut melanggar Undang-Undang konsumen *tertawa lagi!*

kulihat peta hidup..
ternyata masih banyak hal yang harus tercapai.
bertambahnya usia adalah bertambahnya tingkat kesulitan hidup *tak lagi tertawa*

doakan aku kawan
semoga cepet dapet momongan
*gyahahahaha..*
dan mudah melewati aral hidup dengan kepala tegak

terima kasih juga buat semuanya yang udah ngucapin met ultah dan doanya lewat sms,telpon dan semua situs jejaring sosial

Jumat, 22 Mei 2009

dagangan bang-kit kena gusur

kemarin di surabaya dilaksanakan hajatan besar satpol pp dkk untuk merapikan badan jalan yang sering digunakan pedagang untuk mengais harta. mereka memang mendapatkan tugas untuk menggusur bukan membunuh! tapi hasilnya, satu bayi meninggal tersiram kuah panas dari baso yang di jual ibunya.
pedagang : orang kaya udah seenaknya aja nempatin mobil mewahnya dimana-mana tanpa takut kena tilang.
mentang-mentang mereka kaya markir mobil seenaknya aja!
pengamen : tenang aja! kita orang miskin juga bisa seenaknya jualan dimana-mana kok.
kita orang miskin juga bisa mentang-mentang kok, mentang-mentang kita miskin kita bisa jualan seenaknya dimana aja!
***

sejuta persen aku nggak setuju ama john kenedy yang bilang
”jangan tanya apa yang akan diberikan negara kepadamu, tetapi bertanyalah pada dirimu apa yang akan engkau berikan untuk negaramu”

kenapa aku nggak suka ama perkataan kenedy diatas?
bukan karena aku anti amerika, atau anti budaya barat
kalau kita tidak bertanya apa yang di berikan negara pada kita, terus bagaimana kita menilai hasil kerja pemerintah?
kalau kita tidak bertanya pada negara apa yang mereka berikan pada kita, berarti kita sudah tidak berani lagi untuk mewujudkan transparansi sistim kepemerintahan!

Dalam sebuah masyarakat otoriter atau Oligarki, ada konsentrasi kekuasaan politik dan keputusan dibuat oleh hanya sedikit anggota. Sebaliknya, dalam masyarakat pluralistis, kekuasaan dan penentuan keputusan (dan kemilikan kekuasaan) lebih tersebar.
lagi, masyarakat tidak akan bisa berbuat banyak tanpa adanya dukungan birokrasi yang baik.

maaf pak john saya klo saya nggak setuju ama bapak, walaupun udah banyak orang yang meninggi-ninggikan pernyataan bapak tersebut *hehehe...*
***

tepat 20 mei kemarin adalah hari kebangkitan nasional ke 101. dan lebih tepat lagi klo hari itu di sebut hari bangkitnya dalmantion se-indonesia *hahaha...*

bangkit disini tepatya adalah, membangkitkan kerangka pluralisme tadi.
kerangka di mana ada interaksi beberapa kelompok-kelompok yang menunjukkan rasa saling menghormati dan toleransi satu sama lain (menghargai perbedaan) tanpa adanya konflik.
indonesia memang bukan negara adi daya
tapi, indonesia adalah negara adi budaya yan menjunjung tinggi pluralisme,toleransi dan persahabatan *kayaknya hatiku merah putih banget yah.. hahah..*

satu lagi yang lebih penting adalah bangkit dari rasa ketidak-ingin-tahuan!
manusia tidak tahu lebih baik dari pada manusia yang berpikiran tidak-mau-tau.


oke, klo ada yang bilang tulisan ini ngelantur,
emang ngelantur!. karena tulisan ini di buat jam 12 malem saat mataku aku paksa merem tapi nggak bisa-bisa! (dan di posting sekarang ini)
*terhenyak kaget dan tidur lagi!*

Selasa, 12 Mei 2009

AGNES MONICA LOVE ME!

PRESIDEN gajinya pasti lebih gede dari pada wakil presiden
camat gajinya pasti lebih gede dari wakil camat
lurah gajinya pasti lebih gede dari wakil lurah
direktur gajinya pasti lebih gede dari wakil direktur
ketua pasti lebih gede dari wakil ketua
julia perez pasti lebih gede dari luna maya *piss..piss.. ini cuman becanda!*
sekarang yang aku pertanyakan:
aku ini "rakyat!" kenapa gajiku lebih kecil dari "wakil rakyat"? malah aku terkesan tak bergaji (karena masih skolah!)
***

minggu adalah salah satu hari yang membosankan bagiku!
karna di hari itulah ada banyak segala macam aktivitas membosankan...
kucoba langkahkan kaki menuju tempat paling aman, yaitu warnet! untuk sekedar blogwalking atau chat ama temen. aku males nonton tv dirumah
nonton tv sama kayak menonton kebasa-basi'an artis2 mulai yg kencan sembunyi-sembunyi sampe yang selingkuh terang-terangan! *huhh..!*

dan akhirnya di sebuah blog kulihat pamflet acara underground yang cukup gede band-bandnya




di tanggal 3 mei di gedung srimulat surabaya akan di kumandangkan lagu-lagu yang melubangi telinga lebih dalam, lagu-lagu yang di bawakan oleh puluhan band-band tahan api!
acara ini terselenggara atas ultah ke-13 sebuah band asal surabaya yang beraliran "brutal death" bernama "wafat"

kupikir aku harus hadir..
tapi mau masuk pake apaan? duit tinggal 5ribu. kakiku kembali menuju rumahku, kurebahkan badan sejenak sambil berfikir..
hal pertama adalah menjual diri
haha.. gak mungkin ini kulakukan, keperjakaanku gak cukup untuk diganti pake segepok duit 50ribuan!
kedua,buka celengan
gak mungkin juga buka celengan cuman buat nonton acara UG yang habisnya mungkin cuman 20ribu (rupiah dong!)
hal ketiga, mending jadi babu aje!
sejak kecil aku di didik untuk tidak bermental pengemis, mungkin karena itu hatiku selalu "gak enak" klo di kasih duit secara cuma-cuma!. jadi, mending jadi babu di rumah sendiri aja dulu lah.

aku kerjain semua tugas-tugas ibu rumah tangga mungkin aku harus menyandang gelar "pelajar pembantu ibu rumah tangga" ya nyapu-lah, ya ngepel-lah, ya nyetrika-lah, ya bersihin kamar mandi-lah dan what-ever-lah. hahaa..!!

jam 2 siang duit hasil bersimbah keringat udah ditangan. sekarang bersiap untuk nampak beringas dari biasanya, bersiap untuk memuntahkan semangat yang terkubur sinetron!
gak perlu susah-susah pake celana baggie super ketat, cukup pake celana pendek diatas dengkul
gak perlu susah-susah pake sepatu cats, cukup pake sendal jepit idola segala umat!
gak perlu kepanasan gara-gara jas kantor, cukup pake kaos warna item yang agak molor!
itu semua udah cukup buat berkumpul ama gembel yang sebenernya bukan gembel!

acara berlansung gemerlap dan band beraliran "gothic metal" bernama "amerta" telah membuatku menjadi tidak seperti biasany. bergerak berlari, melompat, teriak, teriak lagi dan lagi..
suara lantang growl dan scream yang mencekam menghentak menjalar ke seluruh syaraf tubuh. kulupakan sejenak lelah hidup..

terlepas dari segala cibiran masyarakat mengenai musik underground dan komunitas underground yang selalu saja dinilai dari fisik saja!
manusia diciptakan dengan berbagai macam karakter
setiap manusia mempunyai cara sendiri untuk tetap survive menjalani hidup, bahkan ada sekolompok orang yang tak mengerti , serta-merta menuduh UG sebagai sarang kriminalitas karena tatoo di badannya, karena musik yang kurang familiar di terlinga mereka, karena hal-hal aneh yang di lakukan UG

terserah siapa yang memandang baik atau buruk
semua punya hak menyuarakan suaranya (asal gak bikin ribut aja!)
aku terima kalian mau bilang apa soal UG atau soal aku.
tapi, ngomong-ngomong judul ama isi postingan ini kok gak cocok yah...???

 

© 2013 berkata bebas dan membebaskan kata-kata. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top