Sabtu, 19 Desember 2009

YEN ING TAWANG ANA LINTANG

Sabtu, Desember 19, 2009

"dek jaman pejuang
njur kelingan anak lanang
biyen tak openi
njur saiki ono ngendi?"

***

"kamu suka musik apa?" tanya Gathal pada temannya

Gathul: "aku suka musik dangdut! soalnya bisa liat rok penyanyinya terbang-terbang"

Gathel: "mending musik klasik bisa bikin kita ketiduran dan memproduksi liur sampe di pipi"

Gathal: "hmm.. kalian semua nggak ngerti musik! aku suka musik yang nge-beat!"

suasana terdiam sejenak...

Gathal: "ngomong-ngomong nge-beat itu kan nama lengkapnya nge-beat G ade ya?"

***

karena telinga kita terlalu munafik untuk menerima hal-hal yang berbau ndeso, terpinggirkan dan musik selalu dianggap sebagai penunjuk strata seseorang oleh karena itu pemikiran kita tidak terlalu terbuka, juga sulit untuk menghargai kenyataan yang diciptakan leluhur.

mengenai kepindahanku di daerah yang cukup jauh dari kota telah menamparku tentang kepongahan telinga manusia. kenapa? karena kita selalu dengan sengaja meminggirkan pelaku sekaligus penikmat musik tradisional.

sejumlah orang berpendapat mengenai terpinggirnya musik tradisional terjadi karena derasnya arus modern

modern? mungkin tidak sama sekali
sejumlah pemuda berjalan dengan pakaian ala punk tanpa mengerti punk. tidak tahu pogoh fight, tidak paham headbanging atau jika ditanya tentang D.I.Y akan geleng-geleng saja menunjukkan mereka hanya menyukai musik modern dengan kesemuan yang mereka pahami dengan melihat saja. tanpa menganalisis terlebih mengobservasi musik apa, hal apa yang akan dilakukan.

"tai anjing buat kalian yang sok punk! nggak usah lah bergaya sok punk atau berusaha se-gaul mungkin jika tak tahu dan tak paham arti didalamnya!.
HIDUP BUKANLAH FASHION!"

coba kita belajar bersama untuk melatih telinga agar tidak munafik, coba mengajari mulut untuk berkata sesuai dengan apa yang dirasa.
dan rasakanlah musik kita ini dengan perasaan yang sesungguhnya. rasakanlah hembusan angin yang akan menyeret pikiranmu jauh ke masa lampau. kenali dan pelajari negerimu.

"YEN ING TAWANG ANA LINTANG
CAH AYU AKU NGENTENI TEKA MU
MARANG MEGA ING ANGKASA
SUNG TAKOK'KE PAWARTAMU

YEN ING TAWANG ANA LINTANG CAH AYU...
RUNGOKNO TANGIS ING ATI..."

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

1 komentar:

tuanmudaipung mengatakan...

salam asuuu...
yen ing tawang ono bawang
yen ing semarang ono punk

punk shit=mie ayam ombene esteh dan es teller (ombene wong teler)

 

© 2013 berkata bebas dan membebaskan kata-kata. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top