Jumat, 22 Mei 2009

dagangan bang-kit kena gusur

Jumat, Mei 22, 2009

kemarin di surabaya dilaksanakan hajatan besar satpol pp dkk untuk merapikan badan jalan yang sering digunakan pedagang untuk mengais harta. mereka memang mendapatkan tugas untuk menggusur bukan membunuh! tapi hasilnya, satu bayi meninggal tersiram kuah panas dari baso yang di jual ibunya.
pedagang : orang kaya udah seenaknya aja nempatin mobil mewahnya dimana-mana tanpa takut kena tilang.
mentang-mentang mereka kaya markir mobil seenaknya aja!
pengamen : tenang aja! kita orang miskin juga bisa seenaknya jualan dimana-mana kok.
kita orang miskin juga bisa mentang-mentang kok, mentang-mentang kita miskin kita bisa jualan seenaknya dimana aja!
***

sejuta persen aku nggak setuju ama john kenedy yang bilang
”jangan tanya apa yang akan diberikan negara kepadamu, tetapi bertanyalah pada dirimu apa yang akan engkau berikan untuk negaramu”

kenapa aku nggak suka ama perkataan kenedy diatas?
bukan karena aku anti amerika, atau anti budaya barat
kalau kita tidak bertanya apa yang di berikan negara pada kita, terus bagaimana kita menilai hasil kerja pemerintah?
kalau kita tidak bertanya pada negara apa yang mereka berikan pada kita, berarti kita sudah tidak berani lagi untuk mewujudkan transparansi sistim kepemerintahan!

Dalam sebuah masyarakat otoriter atau Oligarki, ada konsentrasi kekuasaan politik dan keputusan dibuat oleh hanya sedikit anggota. Sebaliknya, dalam masyarakat pluralistis, kekuasaan dan penentuan keputusan (dan kemilikan kekuasaan) lebih tersebar.
lagi, masyarakat tidak akan bisa berbuat banyak tanpa adanya dukungan birokrasi yang baik.

maaf pak john saya klo saya nggak setuju ama bapak, walaupun udah banyak orang yang meninggi-ninggikan pernyataan bapak tersebut *hehehe...*
***

tepat 20 mei kemarin adalah hari kebangkitan nasional ke 101. dan lebih tepat lagi klo hari itu di sebut hari bangkitnya dalmantion se-indonesia *hahaha...*

bangkit disini tepatya adalah, membangkitkan kerangka pluralisme tadi.
kerangka di mana ada interaksi beberapa kelompok-kelompok yang menunjukkan rasa saling menghormati dan toleransi satu sama lain (menghargai perbedaan) tanpa adanya konflik.
indonesia memang bukan negara adi daya
tapi, indonesia adalah negara adi budaya yan menjunjung tinggi pluralisme,toleransi dan persahabatan *kayaknya hatiku merah putih banget yah.. hahah..*

satu lagi yang lebih penting adalah bangkit dari rasa ketidak-ingin-tahuan!
manusia tidak tahu lebih baik dari pada manusia yang berpikiran tidak-mau-tau.


oke, klo ada yang bilang tulisan ini ngelantur,
emang ngelantur!. karena tulisan ini di buat jam 12 malem saat mataku aku paksa merem tapi nggak bisa-bisa! (dan di posting sekarang ini)
*terhenyak kaget dan tidur lagi!*

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

6 komentar:

latree mengatakan...

enggak ngelantur kok. serius malah. berat.
yang dimaksud pak eknnedy itu, judulnya kita harus ikhlas. begitu, lebih mudah buat kita melakukan segala sesuatu. tapi kurasa kita tetep boleh kok mempertanyakan hak kita...

NoRLaNd mengatakan...

WEeleE2... statement Kenedy lo tentang tentang.... Kuat bener lo.. bwkakakaka....

Anonim mengatakan...

Hmm..
Kok tulisannya beda ama yg kmaren2?
Tp lumayanlah..

sii melyn mengatakan...

aku malah bacanya jam setengah 3 pagi. Dan hasilnya, k0mentku gak cuma ngelantur aja, tapi juga ra jelas. Hhoho..

vie_three mengatakan...

kalau pembersihan kota surabay ntu biasanya dilakukan juga pas HUT Surabaya yg akan terjadi akhir bulan mei ini.....

awan_clickerz mengatakan...

dapet lagi nih, barusan ceklik oligarki...
tapi gw tetep dukung kenedy,
dari pada ken arok, dia yang membantai ken dedes bukan ya,
ya udah deh,, aku beli KEN tang dulu
biar tidur perut KENyang
besoknya bisa KEN tut dg irama yang pas
hahhahaa, ikut2an ngelanutuuuur

Yup !

 

© 2013 berkata bebas dan membebaskan kata-kata. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top