Sabtu, 22 November 2008

Satria Tak Bergitar Di Tikungan Iblis

"MEREM GA BISA TIDUR
TIDUR GA BISA MEREM"
di minggu ini aku emang ga bisa ngapa-ngapain selain kebingungan cari duit, yahhh aku emang anak muda yang jauh kata muda pada umumnya "AKU SUKA TEATER" (dengan kalimat disamping saya telah ikut serta mendukung pemerintah untuk memepertahankan bagian budaya, baikkan aku hohohohoo) di tanggal 19-11-2008 teater dinasti jogja tampil dengan tajuk TIKUNGAN IBLIS. di gramedia expo surabaya dan tiketnya vip: Rp 100.000 lesehan: Rp50.000

di mulai dari memberi pertanyaan ke seluruh teman sekelas, aku beri mereka pertanyaan dengan soal yang sama, dan jawabannyapun juga sama (sama-sama tak bersifat akademis)
KEGIATAN MALAS APA YANG MENGHASILKAN Rp 50.000 SELAMA 5 HARI ?
hampir semua jawabannya menunjukan daya intelegensi mereka tak mampu merespon pertanyaanku.
muklis: jual diri ke tante-tante aja gus (aku masih setia di jalur perjaka)
fandi: gadaikan saja kelaminmu !! (jawaban yang tak realistis sekaligus membingungistis)
ade: pulangkan saja aku pada orangtuaku (emang aku cowok apaan !!!)
sebenernya yang bego yang bikin soal apa yang jawab ???

dalam keadaan kebingungan aku memilih untuk menjual gitar hadiah ultah dari sodariku waktu smp dulu. "ohhhh Im sorry my sister" dengan menjual gitar merek YAMAHA ku ini aku jual pula masa depanku sebagai musisi yang akan memecahkan rekor "gitaris yang mampu melakukan segala macam aktifitas malas"

singkat cerita
gitarku terjual 100 ribu. dengan bekal 100 ribu ditambah dari budhe 40 ribu
langsung di sore hari tanggal 18 aku dan kakakku pergi untuk membeli gedung gramedia expo ehhh salah-salah maksudku membeli tiket di gedung gramedia expo, sampe di sana aku hunting buku dulu dan uang tersisa 80 ribu,

cerita disingkat. tiket yang lesehan sudah habis. ahh malang nian nasib ambo
di rumah aku sms kang jemek supardi, yang salah satu pemain teater dinasti
aku: kang tiket yang lesehan udah abis, dompetku hanya berpenghuni 80ribu gimana klo mau nonton
kang jemek: nonton latihan terakhir hari ini aja di gramedia expo jam 8
waaah !!! sms ini bagaikan tukang becak yang dapet job jadi model bintang iklan obat nyamuk

cerita di singkat lagi, dengan cara sangat+amat+susah+payah aku sampe di gramed expo, aku kesana dengan naik angkot V . kenapa ga naik onta ? jam segini ada banyak polisi nagih2 uang sewa jalan, dan kebetulan aku ga punya SIM (surat izin menodong)


panggung yang di gunakan untuk teater dinasti, tikungan iblis

Novia kolopaking di awal cerita
salah satunya ada putri kang jemek (sory aku lupa namanya)
jemek in action
terpaku kebodohan

lagi-lagi cerita disingkat. aku di sana udah kayak orang cerdas yang pura2 bego clingak-clinguk sana-sini ga da yang di kenal. sampai akhirnya aku ketemu ama kang jemek yang juga salah satu maestro pantomim indonesia.

dengan ini aku sampaikan kata terima kasih sebesar gunung jaya wijaya yang sedang bunting, kepada
  1. alvin yang udah jadi makelar gitar kesayanganku
  2. bang khusnul yang udah setia nganter ke gramed expo PP serta pinjaman hp N92 nya buat jeprat-jepret hapeku juga berkamera, tapi hp ku berkamera USG yang biasa digunakan dokter-dokter kandungan
  3. kang jemek supardi yang udah banyak ngasih tau tentang dunia teater dan udah ngasih tau jadwal dladi akhir teater dinasti
ini adalah pengalaman pertama
nonton teater,jual gitar dan perjalan pulang jam 11 malam aku berjalan menyusuri angkuhnya jalanan kota yang tak kunjung sepi
bayangin aja jam 11 malem berjalan pulang sendirian dan rumahku berjarak kurang lebih 8-10 km

di jalan aku berjalan sambil menahan ngantuk, nahan laper, nahan haus, nahan pipis
aku baru sadar klo menahan kencing itu bagaikan mencari jarum di gundukan jerami
sampai akhirnya aku berani-braniin melawan rasa malu kencing di pinggir rel kereta api jalan kenjeran surabaya, sebenernya aku ga punya niat buat ngelakuin ini, tapi kalian bayangkan aja deh sendiri (cape juga nulisnya)
aku juga tersadarkan kembali bahwa kencing di pinggir jalan sama sulitnya mencari potongan jarum di gundukan jerami pak tani yang sedan panen besar.

walaupun aku cuman nonton waktu latihan, aku udah beruntung bisa kenalan dengan para pemainnya, sekaligus rasa capek yang belum hilang sampe tulisan ini di posting
ga rugi aku jalan berkilo-kilo di malam hari dan sampai di rumah jam satu malam

tambahan
yang pengin nonton tikungan iblis, kayaknya ntar lagi mau ke jakarta
tapi jika daerah kalian tak di kunjungi bisa tonton disini

Sabtu, 08 November 2008

celana ini membunuhku (new song) d'masiv

kejadian yang sempat membuat malu jiwa maskulinku ini terjadi pada hari rabu 5 november 2008 (sebelum masehi)

khusus di hari rabu aku emang masuk siang
bukannya males bangun pagi, tapi ini emang aturan sekolah untuk setiap kelas ada 1 hari masuk siang

waksss
siang-siang, panas-panas gini berangkat sekolah
apakah matahari tau pentingnya pendidikan??
jangan panas2 atuh
ini yang selalu di bicarakan manusia2 dengan tingkat intelegensi ketinggian
sambil meributkan tentang global warming
suatu hal yang kuanggap kebodohan di masa lampau dan di bicarakan anak cucunya sekarang
penting sih, buat ngerawat linkungan,
wahh ga perlu bahas ini deh aku beneran maless.

hari ini pelajaran cuman ada dua (dua kali pusing) yang ga perlu di sebutin jam pertama yang diasuh secara langsung dan real time oleh bapak narto sukses bikin agak ngantuk.
satu jam yang aku tunggu2 akhirnya datang juga (jam istirahat) yah aku pengin sedikit melelapkan diri dari pelajaran2 yang belum sepenuhnya masuk ke otak petium 20 ku ini

selesai istirahat dengan keadaan perut agak laper karna rela ga makan demi tiduran (atau emang ga punya duit nih) aku harus menghadapi ujian yang terlambat dari pelajaran mesin gerinda
11 soal cuman terjawab 10 aja itupun dengan berfikir sambil megangin, ya ga pa pa lah namanya juga siswa yang sibuk (sibuk bermalas-malasan)

ga sadar beneran ga sadar, rasa2nya aku duduk kok ga enak gini
pantat orang berwawasan luas emang agak sensitif dengan kursi yang keras dengan paku2 tonggos yang nongol disana-sini

setelah aku raba (sory) di bagian belakangku
waksssss kok tembus daleman gini
CELANAKU ROBEKKKKK !!!
ya ampunn pengalaman yang bisa membuat politisi mati kutu di hadapan pendukungnya saat mempublikasikan kampanye2 kosongnya

biasanya aku menyambut bel pulang dengan suka cita, tapi sekarang aku harus menyambutnya dengan suka cita berbalut duka lara plus rasa malu tentunya.
aku harus menunggu kelas sepi trus pulang
tapi tetep ada rasa bangga sambil DIEM duduk di bangu keras ini aku berhasil mematahkan mitos masayarakat lampau yang bilang bahwa "DIAM ITU EMAS" kini telah kupatahkan dengan teori mutakhir "DIAM ITU CELANA ROBEK"

aku pulang dengan wajah malu(maluin) dengan jaket kusut terikat di pinggangku
masih kurahasiakan kejadian bersejarah ini dihadapan kawan2
sempetnya temenku tanyain
fandi :napa gus jaket di iket di pinggang. kayak pemain film india aja
aku : brengsek !!! dia ga tau apa aku lagi dirundung duka berkepanjangan

di jalan aku berdoa semoga ga ada ibu2 yang ngejar2 aku cuman karna ngeliat lekuk tubuhku yang kujual bebas di mata mereka
sambil kumaki-maki sesuatu yang telah membuat celanaku robek, aku rebahkan tubuhku di kursi dan menyiapkan diri untuk malu-malu berikutnya


Sabtu, 01 November 2008

lari lalu tabrakan

saat berangkat sekolah perut emang harus udah ada penghuninya..
minimal sarapan rotilah, ya tapi gimana lagi udah malemnya sulit tidur, bangun kesiangan, mandi buru-buru,ga sempet sarapan enak, tapi yang paling penting aku harus nyempetin egghh egghh crett creettt (ga usah di omongin, aku takut kena uu pornoblog)

jam pertama hari sabtu adalah olahraga. dan sekarang saat pengambilan nilai test lari.
aku harus mampu nunjukin klo aku adalah atlit catur terbaik (atlit catur yang nyleneh) emang klo main catur ga da latihan larinya tapi bukan berarti atlit catur jarang2 lari

pagi-pagi baru dateng di kelas udah langsung di suruh ganti pakaian olahraga
ada yang sibuk dengan bedaknya,ada yg sibuk dengan korsetnya (ada apa dengan anak STM kok dandy semua gini)

lari muterin sekolahan yang gedenya sama seperti kandang komunitas gajah liar
"ga bakalan mati" kata guruku dengan nada sedikit memotivasi untuk memastikan muridnya
aku melihat ni guru lebih pantas jadi politisi dari pada guru olahraga (aku menilai dari segi olah mulut) hahaha maaf pak....

pegal ??
jangan di tanya !!!
kakiku emang pegal, tapi perut lebih banyak menyita waktuku untuk sekedar menghina diri
kenapa ga di beri makan dulu sebelum di test ????

LEPAS DARI MASALAH PERUT
jam pelajaran yang dinanti siswa ELIT (endemik tulalit) telah tiba
jam pulang adalah jam yang dinanti-nanti. kalupun di ambil pemungutan suara secara demokratis jam ini relatif lebih unggul dari jam pelajaran yg lainnya

pulang langsung pulang......
aku lihat wajah-wajah calon penggati jusuf kalla cs yang agaknya sulit untuk di bandingkan dengan siswa taun 60's
setiap pulang aku pasti bareng ama 3 teman (alvin,agil,anugrah) setia pada motto "alon-alon akhir'e ga klakon-klakon" (pelan-pelan akhirnya ga nyampek-nyampek)

tiba di perempatan jalan sulung aku liat dari jauh temanku yang namanya "pitik" dan bayu sedang melaksakan aksi blokir jalan.....
ohhh tidak ternyata mereka tabrakan dengan seorang pekerja bermulut besar

adu otot....
datang seorang bertubuh bantet,jenggotan,penuh uban, dan sok tau (sebut dia bangsok)
bangsok datang dan langsung menuding2 temenku, secara kontak batin jiwa friendshipku ga terima ngelihat temen sekelasku di bodoh2in. dan membuat pekerja itu makin ngelonjak mau pukulin temenku (brengsek !!!! dengarkan suara anak muda dulu) kenapa pemuda selalu diremehkan oleh orang-orang sok dewasa ???

aku masih ga habis pikir....
kenapa temenku mau aja berikan SIM-nya
aku lebih setuju dengan usulan tukang becak yang aku yakini bergelar akademis tinggi
"telpon polisi aja" usulnya.
klo aku pikir emang lebih baik gitu, soalnya polisi bisa ambil poin-poin kesalahan keduanya sekaligus bisa menjadi penengah pertikaian mereka.

sebenernya aku mau bantuin telponin polisi
"ahhh hapeku ketinggalan di kamar" kalaupun hape aku bawa, kemungkinan besar juga ga bakalan ada fungsinya
pulsa aja tinggal 36 bok
jadi bagi anda yang punya jiwa solidaritas antar blogger yang tinggi dimohon untuk mentransfer pulsanya hohohohoho

 

© 2013 berkata bebas dan membebaskan kata-kata. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top